Nabi Muhammad Tidak Terlihat

Diriwayatkan dari Asma’ binti Abu Bakar bahwa, “Ketika turun ayat, ‘Binasalah kedua tangan Abu lahab’ (QS: Al-lahab [111]: 1), datanglah seorang wanita bernama Ummu Jamil yang buta sebelah matanya. Dia memiliki suara yang melengking dan tinggi, dan di tangannya terdapat sebuah batu. Dia berkata, ‘Dia (Muhamad) adalah orang hina yang kami abaikan. Agamanya kami remehkan. Dan perintahnya pun selalu kami durhakai.’

Saat itu, Rasulullah sedang duduk di masjid bersama Abu Bakar. Ketika melihat istri Abu Lahab, Abu Bakar berkata, ’Wahai Rasulullah, dia (Ummu Jamil) telah muncul, aku khawatir dia akan melihatmu.’ Lalu Rasulullah berkata, ‘Sesungguhnya dia tidak akan pernah melihatku.’ Kemudian beliau membaca al-Qur’an, sehingga terlindung dari penglihatan Ummu Jamil.

“Dan apabila kamu membaca al-Qur’an, niscaya Kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup.” (QS: Al-Isra’ [17]: 45).

Sampai kemudian dia datang dan berhenti dekat Abu Bakar tanpa melihat Rasulullah. Lalu dia berkata, ‘Wahai Abu Bakar, telah sampai berita kepadaku bahwa sahabatmu (Muhammad) telah mencaciku.’ Abu Bakar menjawab, ‘Tidak, demi Tuhan Pemelihara Ka’bah ini, beliau tidak mencacimu.’ Lantas dia berpaling seraya berkata, ‘Kaum Quraisy telah mengetahui kalau aku ini anak perempuan pemukanya.’

(Dikutip dari 101 Keagungan Mukjizat Rasulullah. Dr. Mustafa Murad. Keira Publishing, 2014)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *